Jarang Masuk Kantor, Aipda Rendra Disebut Atur Setoran Rokok Ilegal Puluhan Juta per Bulan
Font Terkecil
Font Terbesar
Menurut informasi yang diterima redaksi, Rendra disebut mendapat “perlakuan khusus” setiap kali terjadi pergantian Kapolres maupun Kasatreskrim. Perlakuan istimewa itu diduga bukan karena prestasi, melainkan karena perannya sebagai koordinator setoran dari para pengusaha ilegal di Sampang.
Seorang pelaku usaha rokok ilegal di Kecamatan Banyuates yang enggan disebutkan namanya mengaku, nilai setoran yang dikumpulkan mencapai angka fantastis.
“Kurang lebih sekitar Rp90 juta per bulan,” ujarnya.
Saat ditanya lebih jauh soal aliran dana dan siapa saja penerimanya, sumber itu menolak menjelaskan lebih detail.
“Saya masih di Kalimantan. Kalau sudah pulang ke Madura kita ketemu saja, biar jelas semuanya,” tambahnya.
Media ini telah mencoba menghubungi Aipda Rendra Hermansyah melalui nomor pribadinya untuk mengklarifikasi tudingan tersebut. Namun, yang bersangkutan memilih bungkam.
Kasi Propam Polres Sampang, AKP Darussalam, juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembiaran terhadap anggota yang tidak masuk kantor. Konfirmasi yang diajukan pada Jumat (12/9/2025) tidak mendapat respons.
Sementara itu, Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menyatakan pihaknya masih akan melakukan koordinasi. “Mohon waktu, mau dikordinasikan dengan Propam,” ujarnya singkat ( Red )
